Author: Yayan Luthfi

 

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG —  Gedung Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di Jalan Inspeksi Cidurian Soekarno Hatta, Kota Bandung, terbakar pada Senin sekitar pukul 23.30 WIB. Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar PB) Bandung, Kurnia Saputra mengatakan untuk memadamkan si jago merah, Diskar PB Kota Bandung menerjunkan 15 unit Pancar, satu unit quick respon, dua unit ambulan dari PMI dan Dinkes Kota Bandung.

“Gedung Kantor BBWS Citarum dengan luas kurang lebih 22 ribu meter persegi dengan area yang terbakar kurang lebih 4000 meter persegi,” ujar dia.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB serta dilakukan pendinginan dan penyisiran oleh petugas untuk memastikan tidak ada kobaran yang tersisa.

“Tidak ada korban jiwa dan kerugian masih dalam penaksiran,” kata dia.

Kurnia mengatakan, awal mula api diduga berasal dari gedung bagian penyusunan program lantai dua. Namun hingga saat ini sumber api masih dalam penyelidikan petugas.

“Terdapat kurang lebih 22 kendaraan operasional dan arsip-arsip yang ada di lantai dasar dapat diselamatkan,” kata dia.

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Panglima TNI Gatot Nurmantyo menyebut saat ini bangsa Indonesia hidup di era yang penuh tantangan dan peluang menghadapi kompetisi global berupa persaingan antarnegara. Menurutnya, di era seperti ini, peran serta ulama Indonesia merupakan salah satu komponen penting dan menentukan untuk mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Hal ini disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada acara Halal Bihalal di hadapan kiai, ulama dan sekitar 7.000 santri serta 2.000 alumni, bertempat di Pondok Pesantren An Nur 2 Al Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad (16/7) lalu. “Sejarah telah membuktikan bahwa peran kiai ulama dan santri selalu hadir dalam setiap perjuangan untuk mewujudkan, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan NKRI di samping komponen bangsa lainnya,” ungkap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI menegaskan sebelum Sumpah Pemuda diikrarkan, mereka telah mengumandangkan perlunya persatuan dan kesatuan bangsa untuk mengusir para penjajah dari Tanah Air Indonesia. “Indonesia merdeka dari penjajah zaman dahulu tidak lepas dari peran penting kiai, ulama dan santri,” ujarnya.

Terkait kompetisi global, Gatot menilai persaingan antar negara muncul sebagai akibat semakin menipisnya energi fosil. Sedangkan pertumbuhan penduduk yang terjadi sangat pesat. Dan bumi sebagai tempat tinggal tidak bertambah luas bahkan semakin sempit karena pemanasan global.

Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, diprediksi sekitar tahun 2043 semua penduduk di dunia bakal mencari pangan di negara-negara ekuator seperti di kawasan Amerika Latin, Asia Tengah dan Asia Tenggara. Salah satunya Indonesia yang dinilai subur dan memiliki sumber daya alam yang melimpah di antaranya air, pangan dan energi yang terbarukan.

“Inilah yang harus diantisipasi bangsa Indonesia karena kekayaan alamnya akan menjadi rebutan negara-negara asing. Jadi bangsa Indonesia harus siap menghadapi kenyataan ini karena salah satu negara di ekuator yang memiliki energi luar biasa besar,” ungkap Panglima TNI.

Usai acara Halal Bihalal, Panglima TNI melaksanakan peletakkan batu pertama renovasi Masjid An Nur. Ia juga meresmikan gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kitab Kuning (STIKK).

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Hari ini , anggota DPR RI, Miryam S Haryani, dijadwalkan menjalani sidang perdana sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat. Sebelumya, KPK menetapakan Miryam sebagai tersangka dalam kasus pemberian keterangan yang tidak benar di pengadilan pada persidangan tindak pidana korupsi proyek KTP-el atas nama terdakwa Irman dan Sugiharto di Pengadilan Tipikor Jakarta.

“Sidang pembacaan dakwaan digelar hari Kamis,” ujar Kepala Hubungan Masyarakat Pengadilan Tipikor Jakarta, Yohanes Priyana, saat dikonfirmasi, Kamis (13/7).

Miryam disangkakan melanggar Pasal 22 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Pasal tersebut mengatur mengenai orang yang sengaja tidak memberi keterangan atau memberi keterangan yang tidak benar dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun dan denda paling banyak Rp 600 juta.

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gempa bumi berkekuatan 5,0 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Selasa (11/7) dini hari. Namun dipastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui situs resminya, mengatakan gempa terjadi pada pukul 00.24 Waktu Indonesia barat (WIB), Selasa dini hari. Lokasinya berjarak 91 kilometer arah barat daya Tasikmalaya, dengan pusat gempa di kedalaman 10 km.

Koordinat lokasi gempa berada di 8.40 Lintang Selatan dan 107.80 Bujur Timur. BMKG masih menyisir informasi mengenai laporan korban dan dampak gempa secara keseluruhan.
Sumber : Antara

 

VIVA.co.id – Gempa bumi berkekuatan 5,2 skala richter mengguncang Samosir, Sumatera Utara, pada hari ini, Selasa 11 Juli 2017, sekitar pukul 08.24 WIB.

Seperti dilansir laman BMKG, gempa terjadi di 11 km Timur Laut Samosir, Sumatera Utara. Lokasi gempa persisnya berada di 2.68 Lintang Utara dan 98.88 Bujur Timur.

Pusat gempa berada di kedalaman 153 km. Gempa ini terjadi di darar dan tidak berpotensi tsunami.

#Gempa Dirasakan Mag:5.2 SR, 11/07/2017 08:24:32 (Pusat gempa di darat 11 km TimurLaut Samosir), Kedlmn:153 Km #BMKG